Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Berbeda dengan statemen Perdana Menteri Israel Naftali Bennett terkait perundingan Wina antara Iran dan Kelompok 4+1, Menteri Perang Israel Benny Gantz, Jumat (3/12/2021) kembali menunjukkan sikap yang bertentangan.
Gantz mengatakan, "Saya percaya AS akan menepati janjinya untuk mencegah Iran menguasai senjata nuklir. Ini akan memberikan keuntungan bagi dunia, kawasan, dan Israel."
Ia menambahkan, "AS dan Israel memiliki nilai-nilai kolektif. Begitu juga soal kepentingan-kepentingan, dan akan tetap seperti itu."
"Berbeda dengan banyak laporan yang menyebutkan konflik AS dan Israel, saya tegaskan bahwa Israel tidak punya sekutu strategis yang lebih penting dari AS, dan hubungan kami dengan AS akan terus diperkuat," pungkasnya. (HS)
342/